Home / Berita

Friday, 27 November 2015 - 16:20 WIB

UKG Susulan Diselenggarakan 11-14 Desember 2015

UKG Susulan Diselenggarakan 11-14 Desember 2015 – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan uji kompetensi guru (UKG) susulan pada tanggal 11 s.d 14 Desember 2015. UKG susulan ini dilaksanakan untuk mengakomodir guru-guru yang belum terdaftar pada UKG tanggal 9 s.d 27 November, atau sudah terdaftar tetapi verifikasinya tidak valid.

Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Tagor Alamsyah mengatakan, guru-guru yang ingin mengikuti UKG susulan dapat mendaftarkan diri dan melakukan verifikasi ulang ke dinas pendidikan di daerahnya masing-masing. Verifikasi yang dilakukan harus valid, agar tidak terulang lagi kesalahan verifikasi, seperti adanya perbedaan antara mata pelajaran yang diampu guru dengan yang keluar saat uji kompetensi, atau mata pelajarannya benar, namun jenjang pendidikan pada soal yang keluar di UKG berbeda.

Baca Juga  Kemenag Pangkas Rp. 1,3 Triliun Anggaran Pendidikan Islam

“Guru yang sudah sertifikasi, mata pelajarannya sesuai dengan sertifikasinya itu. Sedangkan guru yang belum sertifikasi bisa memilih mata pelajaran dalam UKG, sesuai yang diampu atau yang diajarkannya di kelas,” ujar Tagor saat gelar wicara dengan Radio Sindo Trijaya FM, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, (26/11/2015).

Ia mengatakan, hingga kemarin, (26/11/2016), ada 2.360.388 guru yang sudah mengikuti uji kompetensi. “Itu berarti sudah 91 persen. Sisanya ada 226.885 guru yang akan mengerjakan uji kompetensi sampai nanti jadwal selesai, yaitu 27 November,” katanya. Ia  menuturkan, penyelenggaraan uji kompetensi guru selama ini berjalan dengan baik. Hambatan kecil yang terjadi di lapangan dapat diselesaikan sesuai prosedur.

Baca Juga  Cara Unduh Kisi-kisi Soal UKG Tahun 2015 Terlengkap

Tagor juga kembali menegaskan, tidak ada sanksi yang diberikan kepada guru yang memiliki nilai buruk dalam UKG. Uji kompetensi guru, katanya, ditujukan untuk bercermin, dan memotret serta menganalisa peta kompetensi individu masing-masing guru. Tindak lanjut dari UKG 2015 adalah berupa pendidikan dan pelatihan (diklat) yang lebih terarah untuk guru-guru sesuai dengan pemetaan yang dihasilkan dari UKG. “Apapun nilai UKG, itu hanya dijadikan baseline untuk treatment atau perbaikan,” tutur Tagor
(sumber: Kemdikbud)

Share :

Baca Juga

Berita

Kemdikbud Rintis program Pendidikan Keluarga

Berita

Mendikbud: K-13 Tetap Berlaku

Berita

Mendikbud: UN tahun ini bukan sesuatu yang mengerikan lagi bagi siswa

Berita

Alhamdulillah, Kemdikbud Lakukan Pembehanan Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Berita

Mau Kuliah gratis di Jerman ?

Berita

Inilah syarat Pengajuan NUPTK bagi PTK non PNS Terbaru

Berita

Inilah kabupaten di Kalimantan yang akan terima CPNS 2018

Berita

Puluhan Guru Honorer Ngadu ke Dewan, Ternyata Terkait Masalah Ini