Home / Berita

Tuesday, 25 July 2017 - 20:13 WIB

Mendikbud: Sekolah akan memiliki 2 versi Rapor

RUMAHBELAJAR – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa dalam pelaksanaan program Penguatan Pendidikan Karakter setiap sekolah wajib memiliki dua versi rapor untuk memantau perkembangan murid.

“Sekolah nantinya akan punya dua versi rapor, Adapun raport yang pertama untuk akademik  intrakulikuler, dan yang kedua rapor rekaman aktivitas siswa yang berupa naratif deskriptif untuk menceritakan tingkat perkembangan siswa dari tingkat SD sampai SMA,” kata Muhadjir di Jakarta, Selasa.

Mendikbud mengatakan rapor rekaman aktifitas murid akan berisi laporan mengenai minat, bakat serta kemahiran istimewa murid.

Dalam program Penguatan Pendidikan Karakter, menurut dia, akan ada porsi yang seimbang antara peranan sekolah dengan keluarga untuk mendidik siswa.

Baca Juga  Cara memutasi kepala sekolah ke sekolah lain di Padamu negeri

Artikel lainnya :

Dinilai Merugikan Tenaga Pengajar, PP Guru Harus Direvisi

“Ini dalam rangka implementasi manajemen pendidikan berbasis sekolah, sekolah harus mempunyai tanggung jawab untuk mengatur kegiatan belajar siswa baik di sekolah, masyarakat maupun di rumah,” kata dia

Dengan kegiatan sekolah lima hari, ia menjelaskan, orangtua dapat memiliki waktu untuk ikut mendidik dan mengasuh anak secara penuh selama dua hari libur sekolah.

Selama ini, ia melanjutkan, orangtua cenderung melimpahkan semua tanggung jawab pendidikan murid kepada sekolah.

Saat ini pemerintah sedang membuat Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Program Penguatan Pendidikan Karakter, yang antara lain berkenaan dengan apakah semua sekolah akan diwajibkan menerapkan lima hari sekolah atau tidak.

Baca Juga  Evaluasi Kurikulum 2013 Rampung, Kapan Penerapannya ?

Menurut Muhadjir pelaksanaan program Penguatan Pendiidikan Karakte Nanti akan diatur di Perpres, apakah nanti sifatnya pilihan atau bertahap kita akan lihat, saat ini kita sedang godok masalah itu.

Pada 19 Juli pemerintah telah melakukan rapat mengenai Rancangan Perpres Penguatan Pendidikan Karater.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan dalam program tersebut pendidikan karakter seperti nilai integritas, religius, nasionalisme, kemandirian dan gotong-royong akan ditekankan kepada peserta didik.

Perpres itu nantinya akan menggantikan peraturan yang pernah diterbitkan dalam bentuk peraturan menteri yaitu Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017.

Share :

Baca Juga

Berita

Mendikbud Larang Pemakaian Buku Anak Islam Suka Membaca

Berita

Pengumuman dan Pemanggilan Peserta PLPG Guru PAIS dan Madrasah Tahun 2015

Berita

Kabar Gembira bagi peminat Kursi CPNS

Berita

Guru Kesulitan menjawab soal UKG 2015, ternyata ini penyebabnya

Berita

Surat Edaran Agenda Padamu Negeri Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015

Berita

Ini Kata Sri Mulyana Soal Pembayaran Gaji 13 dan 14 PNS/ASN

Berita

Jadwal lengkap Login dan Isi data E pupns BKN 2015

Berita

Inilah Propinsi peraih Nilai Integritas Tertinggi