Home / Berita

Thursday, 21 September 2017 - 22:51 WIB

KPAI: Film G30S/PKI tak Layak Ditonton Anak

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, film Pengkhianatan G30S/PKI tidak layak ditonton anak-anak.

Film garapan sutradara Arifin C Noer selama era Orde Baru (ORBA) menjadi tontonan yang wajib diputar setiap 30 September. Saat masa reformasi bergulir, film itu akhirnya berhenti tayang di layar kaca.

Hingga kini film Pengkhianatan G30S/PKI tidak pernah lagi diputar. Namun jelang 30 September saat ini muncul permintaan dari beberapa kelompok masyarakat untuk memutarnya kembali pascaisu kelahiran komunisme merebak beberapa waktu lalu.

“Film ini tidak patut ditonton anak-anak. Dan, sebaiknya jangan diputar lagi bagi anak-anak,” kata Komisioner KPAI bidang pendidikan Retno Listyarti dalam pernyataan resminya, Minggu (17/9).

Baca Juga  Inilah seragam PNS Terbaru dan Jadwal Pemakaiannya

Adapun alasannya adalah sebagai berikut :

Adapun alasannya adalah sebagai berikut :

1. Dalam film tersebut muncul beberapa adegan sadis dan penuh kekerasan, yaitu ketika para perwira militer diculik dari rumahnya. Mulai ditembaknya Jenderal Ahmad Yani oleh pasukan Tjakrabirawa hingga darah yang menetes dari tubuh Ade Irma Nasution, termasuk adegan saat anggota Gerwani menyilet salah satu wajah korban.

Adegan kekerasan, baik kekerasan verbal, apalagi kekerasan fisik berupa penyiksaan dan pembunuhan akan menimbulkan trauma buruk pada anak-anak, hal ini membahayakan kondisi psikologis anak-anak.

2. Dalam film tersebut banyak diksi yang juga mengandung kekerasan, salah satu pernyataan “darahmu halal jenderal”, dan diksi lain yang kemungkinan besar tidak dipahami anak-anak.

Baca Juga  Sarjana Majukan pendidikan Lewat SM3T, ayo !! segera daftar

3. Masih banyak film sejarah yang lebih mendidik dan layak disaksikan anak-anak. Film sejarah sejatinya harus membangkitkan rasa nasionalisme dan menstimulus cara berpikir kritis pada anak-anak. Film-film perjuangan dan biografi para pahlawan bangsa Indonesia ada banyak dan layak dipelajari serta ditonton oleh anak-anak.

“Karena pertimbangan ketiga hal tersebut, maka KPAI mengimbau para orang tua sebaiknya ikut mencegah anaknya menonton film “Penghianatan G 30 S/PKI” tersebut, demi kepentingan terbaik bagi anak-anak,” pungkas Retno

Sumber : JPNN

Share :

Baca Juga

Berita

Menteri Yuddy : Kabar Gembira untuk PNS Tentang Kenaikan Gaji

Berita

Sudah 7 Bulan Guru Honorer tak Gajian

Berita

Ini Dia Proses Seleksi Guru SM3T

Berita

Guru Bantu Diangkat Tahun Ini, Honorer K2 Harus Bisa

Berita

Catat! 3 PTS Ini Dilarang Wisuda dan Terima Mahasiswa Baru

Berita

Inilah Penjelasan Mendikbud tentang dugaan kebocoran Soal UN di google drive

Berita

6.296 Guru Garis Depan jadi CPNS, Honorer K2 Kecewa Berat

Berita

Tahun 2016, Pendaftaran Ujian Nasional Melalui Dapodik