Home / Berita

Tuesday, 20 October 2015 - 21:50 WIB

Kemdikbud : Tidak Ada Perubahan Kalender Akademik di Wilayah Asap

RUMAH BELAJAR – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan, untuk daerah-daerah yang terkena dampak kabut asap bahwa tidak ada perubahan kalender akademik . Apalagi, sekarang ini beberapa wilayah yang sebelumnya indeks pencemaran udaranya mencapai di atas 300 kini berangsur berkurang.

“Seperti Jambi yang dipantau paling parah kondisi kabut asap, namun sekarang kondisinya berangsur membaik. Demikian juga Riau indeknya kini di bawah 100. Sedangkan wilayah sebagian Kalimantan juga membaik,” kata Anies dalam paparan setahun kinerja Kemendikbud, Senin (19/10).

Baca Juga : Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non PNS segera dicairkan

Anies panggilan akrab Mendikbud  menyebutkan, akan ada penyesuaian ulang kalender akademik bila sekolahnya libur 29 hari dan lebih dari itu. Namun dari laporan Dinas Pendidikan, rata-rata sekolah meliburkan sekitar 28 hari.

Baca Juga  KPAI: Film G30S/PKI tak Layak Ditonton Anak

“Karena liburnya tidak 29 hari, jadi jadwalnya tidak diubah. Kalau ujian semester mungkin diundur tanggalnya saja. Sedangkan UN, tetap April secara serentak,” terangnya.

Awalnya, Kemendikbud menyiapkan skenario perubahan jadwal UN untuk wilayah yang terkena dampak kabut asap bila liburnya di atas 29 hari. Jadi jadwal UN bisa diundur setelah April.

Namun, melihat kondisi di lapangan, Kemendikbud memutuskan tidak mengubah kalender akademik dan UN tetap digelar April bersama-sama sekolah lainnya di seluruh Indonesia

Share :

Baca Juga

dapodik versi 2021 d

Berita

Ini dia pembaruan Aplikasi Dapodik Versi 2021.d dan cara memperbaruinya

Berita

Perpres tentang Kemendikbud Resmi Terbit

Berita

Tim Paduan Suara Asal Indonesia Sabet Dua Penghargaan Internasional

Berita

Inilah daftar berkas yang harus disiapkan untuk Pendataan E-PUPNS

Berita

Inilah 10 Tuntutan Aksi Gabungan Guru Honorer

Berita

Inilah Prosedur Ujian Nasional di Lapas

Berita

Pencairan Tunjangan Profesi Guru Jangan Lewat 16 April

Berita

Semoga Tahun 2018 Tunjangan Sertifikasi Guru SMK tak Molor Lagi