Home / Berita

Monday, 12 February 2018 - 22:56 WIB

Kabupaten dan Kota Wajib Urus PAUD dan Kesetaraan

Pemerintah daerah (kabupaten/kota) wajib menyediakan sarana, prasarana, dan anggaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta kesetaraan. Hal ini sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan.

“Ini aturan baru, bahwa PAUD dan kesetaraan wajib masuk dalam SPM. Itu berarti pemda harus ikut terlibat,” ujar Sekretaris Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wartanto di kantornya, Senin (12/2).

Dengan keterlibatan pemda kabupaten/kota, lanjutnya, diharapkan tidak ada anak usia 5-6 tahun yang tidak sekolah PAUD.

Ini juga untuk mendorong anak putus sekolah usia 7-18 tahun melanjutkan pendidikannya ke lembaga formil atau kesetaraan.

Sampai saat ini ada 9,5 juta anak berusia 3-6 tahun. Sedangkan angka partisipasi kasar (APK) posisinya 74 persen. Itu berarti masih 26 persen anak usia 3-6 tahun belum masuk PAUD.

Baca Juga  Kebijakan Perubahan Ujian Nasional Tahun 2015

Khusus usia 5-6 tahun, ada 6,8 juta anak yang wajib PAUD. Mereka ini mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) PAUD Rp 4,07 triliun.

“2019, pemda wajib melaksanakan PAUD (5-6 tahun) dan kesetaraan. Dengan DAK PAUD, pemda tidak akan berat karena populasi anak 3-6 tahun hanya 9,5 juta. Sedangkan usia 5-6 tahun sebanyak 6,8 juta. Apalagi banyak di antaranya yang sudah masuk SD,” paparnya.

Dia menambahkan, saat ini Kemendikbud tengah menyusun petunjuk teknis SPM sehingga bisa segera diimplementasikan kabupaten/kota

 

Sumber Berita : JPNN

Share :

Baca Juga

Berita

Pendaftaran Alumni pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)

Berita

Download Petunjuk Teknis (Juknis) Tunjangan Profesi Guru dan Aneka Tunjangan

Berita

PENTING! Bagi Orangtua dan Peserta Didik Tolong Baca Pesan Menteri Baswedan Ini

Berita

Syarat mendapatkan tunjangan fungsional guru non pns tahun 2015

Berita

Surat Edaran Agenda Padamu Negeri Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015

Berita

Mendikbud Larang Pemakaian Buku Anak Islam Suka Membaca

Berita

Pencairan Tunjangan Profesi Guru Triwulan Pertama April 2015

Berita

Daftar dan Ikuti !! Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan 2015