Home / Berita / e pupns

Friday, 18 September 2015 - 13:56 WIB

Inilah resiko yang ditanggung PNS apabila abaikan pendataan E-PUPNS 2015

Inilah resiko yang ditanggung PNS apabila abaikan pendataan E-PUPNS 2015 РPendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang lebih populer dengan sebutan e-PUPNS memang tengah  ramai dibicarakan, karena kini pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilakukan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yaitu secara elektronik atau dikenal dengan sebutan e-PUPNS 2015 sudah menjadi keharusan atau diwajibkan oleh para PNS jika mereka ingin tetap diakui.

Apabila seorang PNS dalam waktu yang telah ditetapkan tidak melakukan Pendataan Ulang melalui portal e-PUPNS, maka data PNS tersebut akan dikeluarkan dari database kepegawaian Nasional. Bahkan yang memberatkan, tidak akan ada layanan kepegawaian dan akan dinyatakan berhenti atau pensiun.

Baca Juga  BKN Tolak 1700 PNS registrasi EPUPNS karena Indikasi Ijazah Palsu

Pelaksanaan Pendataan ulangg PNS ini dilakukan mandiri secara elektronik melalui aplikasi yang sudah ditentukan oleh BKN yaitu e-PUPNS. Makanya para PNS harus secepatnya melakukan pendaftaran.

Sesuai dengan surat edaran dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat menyebutkan jika PNS yang tak melakukan pendataan ulang maka data PNS yang bersangkutan akan dikeluarkan dari database kepegawaian nasional yang akan berdampak pada pelayan mutasi kepegawaian akan di proses.  Yang dapat kita tafsirkan bahwa PNS tersebut akan terancam diberhentikan dan pensiun.

 

 

Share :

Baca Juga

e pupns

Solusi masalah Jabatan Fungsional Tertentu Tidak Ditemukan di E-PUPNS

Berita

Peraih Nilai UN Tertinggi Bakal Kantongi Rp 20 Juta

Berita

Pencairan Tunjangan Profesi Guru Triwulan Pertama April 2015

Berita

Daftar guru sertifikasi yang siap menerima TPG Triwulan I tahun 2015

e pupns

INFO EPUPNS – Daftar Nama Jabatan Fungsional Tertentu dan Umum

Berita

Cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar

Berita

Rahasia dan do’a agar Lulus Ujian Nasional

Berita

Kemenag Pangkas Rp. 1,3 Triliun Anggaran Pendidikan Islam