Home / Berita

Wednesday, 15 April 2015 - 11:29 WIB

Inilah Penjelasan Mendikbud tentang dugaan kebocoran Soal UN di google drive

Mendikbud Anies Baswedan menyatakan begitu diketahui adanya kejadian itu Kemdikbud mengambil langkah cepat untuk mengatasinya, yakni:

1. Mendikbud tidak mentoleransi segala hal yang dimaksudkan untuk mengganggu pelaksanaan Ujian Nasional (UN), termasuk bila terdapat upaya kecurangan .

2. Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemdikbud telah melakukan analisis terhadap file yang ditemukan. Berdasarkan analisis tersebut diketahui bahwa file berasal dari satu percetakan yang bertugas mencetak soal UN.

3. Kemdikbud telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk membantu proses pemblokiran tautan dokumen soal UN tersebut.

4. Kemdikbud telah berkoordinasi langsung dengan Google, Inc., untuk menghentikan akses terhadap akun Google Drive yang memuat soal UN 2015 untuk satu provinsi di luar Jawa tesebut. Pihak Google Senin malam (13 April 2015) waktu Indonesia telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan tindakan sebagai berikut:

Baca Juga  Tunjangan Profesi Guru akan segera dicairkan

a. Menghapus file dalam akun google drive yang dilaporkan
b. Menonaktifkan dan menutup akses terhadap akun google drive tersebut secara global untuk seluruh dunia, sehingga kalaupun ada upaya akses dengan IP adress dari negara lain hal itu tak akan dapat dilakukan.

5. Dari tautan di google drive telah diketahui sumber pengunggah yang diduga berasal dari salah satu percetakan soal UN. Kemdikbud telah melaporkan hal tersebut secara resmi kepada Bareskrim Mabes Polri yang diteruskan kepada Plt. Kapolri untuk melakukan penyelidikan dan memproses secara hukum terhadap pihak yang telah melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan kebocoran soal UN yang secara peraturan perundang-undangan merupakan dokumen rahasia negara. Proses penyelidikan sedang berlangsung.

Baca Juga  Sejumlah Daerah ingin lanjutkan kurikulum 2013

Mendikbud Anies Baswedan kembali menegaskan komitmen untuk tidak memberi toleransi sedikit pun terhadap tindakan kecurangan dan kebocoran Ujian Nasional. “Saya meminta masyarakat untuk tidak tinggal diam bila menemukan tindak kecurangan dan kebocoran dengan melaporkan kepada Kemdikbud dan atau Kepolisian,” kata Anies Baswedan.

Mendikbud Anies Baswedan mengapresiasi semua pihak yang memilih untuk tetap melaksanakan UN dengan jujur dan menjaga integritas. “Dengan sistem UN yang menerapkan indeks integritas, akan dapat mendeteksi indikasi praktik kecurangan,” ujar Mendikbud menambahkan

Share :

Baca Juga

Berita

Evaluasi Kurikulum 2013 Rampung, Kapan Penerapannya ?

Berita

Kemendikbud Didesak Bikin Buku Panduan MOS

Berita

Perpres tentang Kemendikbud Resmi Terbit

Berita

Menteri Yuddy: Tahun Ini, Pemerintah Masih Buka Lowongan CPNS

Berita

Lomba Penulisan Artikel dan Features Bidang Pendidikan dan Kebudayaan 2015

Berita

Alhamdulillah, Kemdikbud Lakukan Pembehanan Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Berita

Dorong dan Motivasi agar Mahasiswa Cerdas Berwirausaha

Berita

PENTING! Bagi Orangtua dan Peserta Didik Tolong Baca Pesan Menteri Baswedan Ini