Home / Berita

Friday, 29 September 2017 - 23:15 WIB

Catat! 3 PTS Ini Dilarang Wisuda dan Terima Mahasiswa Baru

Direktorat Jenderal (Dirjen) Kelembagaan Iptek dan Dikti menjatuhkan sanksi administratif terhadap tiga perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumatera Utara.

Ketiga PTS yang disanksi secara administratif itu adalah Sekolah Tinggi Kesehatan Sumatera Utara (STIKes Sumut), Univeristas Al Wasliyah Medan (Univa Medan) dan Universitas Al Wasliyah Labuhanbatu.

Ketiga kampus tersebut dilarang menerima mahasiswa baru dan melaksanakan proses wisuda selama enam bulan ke depan, terhitung, sejak Agustus.

“Belum bisa dipastikan, dilihat dulu progresnya seperti apa. Keputusan tergantung Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti,” ujar Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh, Prof Dian Armanto saat dihubungi, Kamis (28/9/2017).

Diutarakan Dian Armanto, sejumlah kampus itu tetap boleh melaksanakan perkuliahan. Untuk itu, mahasiswa tetap tenang dan tidak panik. Sebab, sanksi yang diberikan hanya berjalan beberapa bulan.

Baca Juga  Ujian Nasional 2016 Gunakan 2 Kurikulum, Ternyata ini alasannya

“Sanksinya kan hanya tidak boleh menerima mahasiswa baru dan wisuda dalam enam bulan. Jadi, mahasiswa enggak usah risau dan kuliah harus jalan terus,” tutur guru besar Universitas Negeri Medan ini.

Dia menyebutkan, selama enam bulan ini perguruan tinggi tersebut harus membenahi berbagai persoalan yang terjadi di internal kampus mereka. Setelah itu, sampaikan suratnya kepada Kopertis. Apabila sudah beres, maka sanksinya akan dicabut

“Kita akan monitor perkembangan dan kemajuan mereka dalam persoalan ini setiap bulannya. Apakah mereka telah memperbaiki masalah yang dihadapi,” cetusnya.

Dijelaskan dia, sanksi terhadap Univa Medan dan Labuhanbatu lantaran keduanya terjadi dualisme kepengurusan (rektor). Oleh karenanya, kedua PTS itu harus segera menyelesaikannya.

“Univa harus menyelesaikan konflik internalnya dan memilih rektor hanya satu. Selanjutnya, memilih senat. Sejauh ini, informasinya pengurus besar Univa telah menunjukkan pejabat baru untuk ditugaskan sebagai rektor agar proses perkuliahan berlangsung nyaman,” terangnya.

Baca Juga  Ini Kabar Gembira bagi Lembaga PAUD

Sedangkan STIKes Sumut, sambung dia, persoalannya yakni membenahi data mahasiswa yang sudah tamat. Kemudian penambahan dosen serta perpindahan status nama para mahasiswa dari Akper Takasima Kabanjahe ke Stikes Sumut.

“Mereka harus benahi itu. Nantinya, dilaporkan kepada kami,” ucapnya.

Dia menambahkan, sanksi tersebut diharapkan tidak memicu keresahan para mahasiswa yang sedang kuliah pada ketiga perguruan tinggi tersebut. Sebab, menurutnya sanksi ini akan berakhir seiring kecepatan pihak kampus menyelesaikan persoalan yang ada.

“Semakin pro aktif mereka menyelesaikannya, maka sanksinya lebih cepat dicabut. Saat ini sendiri kan perkuliahan tetap berjalan baik,” pungkasnya

Sumber : JPNN

Share :

Baca Juga

Berita

6.296 Guru Garis Depan jadi CPNS, Honorer K2 Kecewa Berat

Berita

Biaya Sertifikasi guru Rp. 14 Juta, ditanggung guru masing-masing

Berita

Pencairan Tunjangan Profesi Guru Jangan Lewat 16 April

Berita

Mendikbud: Hanya Satu Orang Pelaku Pembocoran Soal UN

Berita

Mendikbud: Sekolah akan memiliki 2 versi Rapor

Berita

Pemerintah Dianggap Cueki Nasib Calon Peserta UN di Wilayah Asap

Berita

Pemerintah Pastikan Gaji ke-14 Dibayar Juni, Gaji ke-13 Juli

Berita

Tunjangan Profesi Guru akan Dihapus