Home / Berita

Monday, 7 September 2015 - 05:12 WIB

Astaga !! 98 Ribu Guru Belum Terima Tunjangan Profesi

Realisasi anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) hingga 31 Agustus baru 44 persen dari alokasi APBN yang mencapai Rp 53,27 triliun. Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, hal itu cukup bagus dibandingkan capaian 2013/2014.

Meski mengklaim realiasasi anggarannya bagus, namun untuk tunjangan guru ternyata masih banyak dana belum terserap. Data Kemdikbud menyebutkan, hingga akhir Agustus, sebanyak 55 persen dari 178 ribu guru atau sekitar 98 ribu belum m‎enerima tunjangan profesi.

Untuk tunjangan fungsional yang sudah menerima sebanyak 48 persen. Sementara, untuk tunjangan khusus dan guru bantu masing-masing 36 dan 47 persen.

“Ada berbagai kendala dalam penyaluran tunjangan guru ini sehingga belum semuanya menerima. Misalnya beban mengajar kurang dari 24 jam per minggu, masalah linieritas, faktor mutasi guru ke stuktural, meninggal, atau pensiun, dengan redistribusi guru, tuturnya, akan dibereskan,” beber Anies, Kamis (3/9).

Baca Juga  Inilah seragam PNS Terbaru dan Jadwal Pemakaiannya

Sedangkan untuk Program Indonesia Pintar (PIP), Kemendikbud telah menyalurkan dana pada 10,4 juta siswa. Jumlah ini terdiri dari 9,4 juta siswa yang berada di sekolah, dan satu juta lainnya merupakan anak usia sekolah yang berada di luar sekolah.

Target penyaluran PIP untuk tahun ini 17.9 juta siswa. Dengan capaian hingga akhir Agustus ini, Anies optimistis target serapan anggaran kementerian yang dipimpinnya tetap berada di jalur yang benar (sumber : JPNN)

Share :

Baca Juga

Berita

Inilah Penjelasan Mendikbud tentang dugaan kebocoran Soal UN di google drive

Berita

Inilah Prosedur Ujian Nasional di Lapas

Berita

Cara mendapatkan Kartu Indonesia Pintar

Berita

Dinilai Merugikan Tenaga Pengajar, PP Guru Harus Direvisi

Berita

Kemendikbud Imbau Pemda Cairkan Tunjangan Profesi Guru

Berita

KPAI: Film G30S/PKI tak Layak Ditonton Anak

Berita

Menteri Anies siap-siap Ajukan Gugatan

Berita

Menpan Temukan Info Hoax Penerimaan CPNS 2018